4 Juli 2022

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

SMP 2 Kalimanah merupakan satu dari banyak sekolah di kabupaten Purbalingga yang mengalami dampak dari Pandemi Covid-19 yang ada saat ini, salah satunya dalam kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021. PPDB sesuai dengan Juknis dan Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa PPDB Tahun Ajaran 2020/2021 menggunakan sistem online dan zonasi. Ada beberapa kendala dalam sistem online ini, yaitu banyak orang tua calon siswa SMP 2 Kalimanah tidak mampu menggunakan aplikasi pendaftaraan online dari rumah. Anjurannya adalah PPDB mendaftar dari rumah namun kenyataannya panitia yang harusnya hanya memverifikasi tapi juga membantu mengupload dan mendaftarkan peserta, jadi melayani sepenuhnya. Dari sekitar 500 peserta yang medaftar, hanya sekitar 10% yang melakukan pendaftaran secara mandiri, malah tidak sampai 10% sehingga pihak sekolah berupaya untuk membantu secara offline kegiatan pendaftaran calon siswa baru.

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, ternyata tidak mengurangi antusias para calon siswa untuk mendaftar di SMP 2 Kalimanah. Junlah pendaftar pada SMP 2 Kalimanah meningkat dibandingkan tahun lalu, sekolah menyediakan kuota 288 siswa, sedangkan yang mendaftar sampai 500 calon siswa.Tahun Ajaran 2020/2021 ini, SMP 2 Kalimanah menerima 9 kelas. Untuk persyaratan, aspek zonasi menjadi nilai yang paling besar, sekitar 50%, selain itu terdapat aspek prestasi, afirmasi, dan perpindahan orangtua yang jumlah persentasenya lebih kecil. Hanya saja pada masa pandemic ini, harapan dari panitia adalah tidak memerlukan petugas banyak jika dilakukan secara online. Operator cukup 1 dan dibantu petugas 2 atau 5 cukup. Tapi karena ditangah pandemi  masyarakat sudah suka cara mendaftar biasa atau manual. Meskipun sistem sudah online tapi masyarakat lebih suka datang ke sekolah karena tidak bisa mengoperasikan sistem. Masyarakat kurang menguasai IT, walaupun di sistem sudah disedikan penjelasan dan informasi cara penggunaannya, namun masyarakat masih mengalami kesulitan dalam mengoperasikannya.

Berita Terkini